Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Jakarta, SibharaNews24– Militer Amerika Serikat mengklaim telah melumpuhkan sebuah kapal tanker berbendera Komoro di kawasan Teluk Oman setelah kapal tersebut diduga berupaya menerobos blokade yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap pelabuhan di Iran.
Juru bicara Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, menyatakan kapal tanker M/T Lavine telah beberapa kali diperingatkan sebelum akhirnya dilakukan tindakan penegakan.
Menurut Hawkins, awak kapal disebut berusaha melewati blokade sebanyak empat kali meski telah menerima peringatan dari pasukan Amerika Serikat yang berada di lokasi.
Ia mengatakan pasukan AS kemudian melepaskan tembakan yang mengenai ruang mesin kapal hingga membuat kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran menuju Iran.
Hawkins juga menyebut insiden tersebut merupakan kapal komersial kedua yang dilumpuhkan sejak Amerika Serikat kembali menerapkan kebijakan blokade terhadap Iran.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara dilaporkan masih terlibat dalam rangkaian konflik yang telah berlangsung selama hampir dua pekan, sementara upaya diplomatik belum menunjukkan hasil yang signifikan.
Di tengah situasi tersebut, Kedutaan Besar Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya agar mempertimbangkan opsi meninggalkan wilayah tersebut karena kondisi keamanan yang dinilai dapat berubah sewaktu-waktu.
Sementara itu, Garda Revolusi Iran menyerukan masyarakat di negara-negara sekitar untuk menjauhi pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan Amerika Serikat.
Pada Jumat (24/7/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menggelar pertemuan bersama para penasihat keamanan nasional guna membahas perkembangan situasi dengan Iran, termasuk kemungkinan langkah militer selanjutnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai keputusan yang diambil dalam pertemuan tersebut. Gedung Putih juga belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait laporan tersebut.
Dalam kesempatan terpisah di Gedung Putih, Trump menyatakan proses negosiasi dengan Iran merupakan pembahasan paling serius yang pernah berlangsung sejauh ini. Meski demikian, ia menegaskan pemerintahannya tidak terburu-buru untuk mengakhiri konflik.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk terhadap tekanan maupun intimidasi dari Amerika Serikat.
Pemerintah Iran hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim militer Amerika Serikat mengenai pelumpuhan kapal tanker M/T Lavine di Teluk Oman.
Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih terus menjadi perhatian dunia internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas regional maupun jalur perdagangan energi global.
(SAL)