Jemaat Kecewa Berat: Romo Ini Diduga LGBT dan Sering Panggil Jemaat ke Kamar untuk “Pijat”

Banten- SibharaNews24.com|| Beberapa Jemaat Gereja Orthodox Indonesia merasa kecewa terhadap prilaku seorang Romo berinisial DB. Olehnya para Jemaat itu meminta keadilan.

Pasalnya Romo DB itu diduga melakukan sex menyimpang. Romo DB diduga menyukai sesama jenis atau Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Dugaan prilaku sex menyimpang itu menimpa beberapa orang jemaat korbannya. Salah seorang diantaranya adalah lelaki berinisial SBG.

Atas penyimpangan Sex dengan menyukai sesama jenis ini, Romo DB ini pernah di laporkan ke Polisi sekitar tahun 2000-an.

“Ada pelaporan pelecehan seksual ke polsek Banjarsari, Polres Surakarta, Korbannya diduga YSA ummat gereja TTMK Solo. Dan terduga pelaku yang dilaporkan itu adalah Romo DB,”kata sumber menjawab media di Tangerang Banten beberapa waktu lalu.

Menurut sumber itu data korbannya berada di beberapa Gereja diantaranya Gereja E dan Gereja Rr. Dan diduga bukan hanya Jemaat yang korban tapi ada juga romo berinisial YF.

“Kejadian ini terjadi dimasa lampau dan masih banyak korban- korban lain yang belum di sebutkan, dan sebagian besar korban dan saksi hidup siap untuk bersaksi bila perkara ini di buat laporan resmi di kepolisian, untuk membuat terang pidana yang pernah dilakukan ROMO DB,”jelas sumber.

Sumber itu menjelasakan bahwa Romo DB ini memperdaya korbannya diduga memijit-pijit badan, paha, hingga pantat terbuka, dan mempertontonkan adegan film gay kepada korban, serta meraba payudara korban, sehingga korban terkejut dan lari.

SBG salah seorang terduga korban pelecehen sex yang diduga dilakukan Romo DB, yang dikonfirmasi media ini Rabu (2/9-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya membenarkannya.

Dalam keterangannya, yang bersangkutan (SBG yang mangaku korban) mengaku bahwa aktivitas memijat tersebut pada awalnya merupakan hal yang dianggap sebagai rutinitas dan dilakukan semata-mata karena diminta untuk memijat, tanpa adanya pembicaraan atau kesepakatan mengenai layanan “plus-plus”.

Ia menyebut bahwa sebelum dirinya hadir, anak-anak lain di padepokan juga pernah diminta melakukan pijit, namun setelah kehadirannya, ia mengaku lebih sering dipanggil untuk memijat dan biasanya dilakukan di kamar yang bersangkutan, bukan di tempat lain.

Menurut pengakuannya, peristiwa yang kemudian membuatnya terkejut terjadi ketika ia sedang melakukan pijat disekitar bagian pinggang hingga ke area bokong, sementara orang tersebut menonton konten romantis sesama pria dan kemudian menyentuh bagian payudaranya sambil tertawa serta mengatakan “Kamu ini lanang wedok.”

Sementara itu Romo DB yang dikonfirmasi via chat di aplikasi whatsAppnya Rabu (2/9-2026) menuliskan, Selamat pagi, Bang Doel! Ada yang bisa kami bantu hari ini?

“Maaf, saya tidak bisa membantu dengan hal itu. Ada hal lain yang bisa saya bantu?
Siapa itu katax? Orang dari mana, kenal saya dimana? Dimana pengakuannya pernah sata lecehkan? Kapan terjadinya?,” tulis Romo DB.

Ditanya Apakah SBG jemaat anda Romo? Jawab Romo, Bukan.

“Dia pernah saya tolong, lalu dia membuat fitnah terhadap saya. Saya, Romo Episkop Daniel dengan ini menyatakan sebenar benarnya bahwa BAG tidak pernah saya lecehkan dalam bentuk fisik maupun verbal. Jika pihak yang bersangkutan tetap bersikeras, silahkan lapor polisi bukan ke media,”tulis Romo DB. ***

Dani Sibarani
Dani Sibarani
Articles: 202