“Kami Tak Lagi Sendiri”: Lapas Perempuan Palu Gandeng DPC PERADI Kota Palu, Suntikkan Harapan Lewat Bantuan Hukum Gratis

PALU, SIBHARANews24.Com|| 30 Juli 2026 – Ada senyum yang mulai merekah di balik jeruji besi Lapas Perempuan Kelas IIIA Palu, Kamis siang. Bukan karena kebebasan yang datang, melainkan karena harapan akan keadilan yang kini mulai mendekat. Puluhan warga binaan yang selama ini menggantungkan nasib pada prosedur hukum tanpa biaya dan pendampingan, kini mendapat angin segar.

Momen itu terjadi ketika DPC PERADI FBI Kota Palu resmi meneken nota kesepahaman dengan pihak lapas. Bagi sebagian warga binaan, ini adalah kali pertama mereka merasa ada tangan yang terulur untuk mengangkat derajat mereka di mata hukum.

“Selama ini kami bingung kalau ada surat atau berkas yang harus diurus. Nggak punya pengacara, nggak tahu harus tanya siapa. Sekarang ada advokat yang mau datang langsung ke sini, kami jadi lega,” ujar salah satu warga binaan dengan mata berkaca-kaca usai acara penandatanganan.

Ketua DPC PERADI kota Palu, Ito Lawputra, mengungkapkan bahwa kepedulian ini lahir dari keprihatinan melihat masih banyaknya warga binaan yang tidak mendapatkan hak pendampingan hukum secara layak. “Kami datang bukan untuk menghakimi, tapi untuk membantu. Semua orang berhak atas pembelaan, apapun kesalahannya,” tegasnya.

Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, menyebut kolaborasi ini sebagai “jembatan kemanusiaan” yang akan diisi dengan kegiatan rutin, mulai dari konsultasi hukum hingga penyuluhan tentang hak-hak asasi warga binaan. “Ini bukan sekadar tanda tangan basi. Ini adalah komitmen bahwa mereka yang berada di sini tetap manusia yang memiliki hak, dan kami akan terus mendampingi,” tambahnya dengan penuh haru.

Acara yang berlangsung hangat itu diakhiri dengan sesi tanya jawab penuh semangat dan penyerahan paket buku sebagai bekal pengetahuan bagi para binaan. Harapan kecil itu kini tumbuh—bahwa di balik tembok tinggi, keadilan masih bisa diraih dengan tangan terbuka. ( Ruth )

Dani Sibarani
Dani Sibarani
Articles: 202