Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

BANTAENG – SIBHARANews24.com|| — Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Jeneponto Wilayah Kerja Bantaeng, yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kini telah resmi berdiri dan beroperasi di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Dengan berdirinya kantor ini, pengelolaan dan pelayanan kepelabuhanan di wilayah Bantaeng kini memiliki kedudukan yang lebih terstruktur dan berwenang langsung di bawah lembaga penyelenggara pelabuhan kelas III yang berpusat di Jeneponto. Hal ini menjadi langkah penting dalam peningkatan pelayanan, pengawasan, serta pengembangan potensi pelabuhan di wilayah pesisir Bantaeng.
Warga dan masyarakat pengguna jasa pelabuhan kini dapat memperoleh pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan tertib tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah. Segala urusan terkait pelabuhan, kepelabuhanan, keselamatan pelayaran, hingga pengawasan kapal dan muatan dapat difasilitasi secara langsung di kantor ini.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat pula perputaran ekonomi yang mulai tumbuh di lingkungan pelabuhan. Setiap kali kapal perintis yang disediakan pemerintah bersandar di Pelabuhan Mattoanging, para penumpang turun dan berinteraksi langsung dengan pelaku usaha kecil yang telah menyiapkan dagangan di pelabuhan. Kehadiran kapal perintis secara rutin ini menjadi berkah tersendiri bagi warga yang membuka lapak jualan di pelabuhan.
Seorang pelaku usaha kecil menyampaikan perasaannya saat diwawancarai di Pelabuhan Mattoanging, pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 10.12 WITA:
“Saya berterima kasih kepada petugas pelabuhan yang telah mengizinkan saya berjualan di pelabuhan setiap kapal bersandar. Alhamdulillah, dari hasil jualan di pelabuhan ini pun saya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga di rumah, Pak,” ungkapnya.
Sementara itu, Staf Kantor Syahbandar, Sumaryang, menyampaikan keterangan sekaligus harapannya.
“Dalam satu bulan ini, kapal dapat bersandar di pelabuhan sebanyak empat kali. Dan saya berharap kepada seluruh pihak terkait, mari kita bersama-sama menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan di wilayah pelabuhan dan lingkungan Kantor Syahbandar.”
Ditambahkan pula, terkait pengangkutan barang di sekitar pelabuhan, bahwa barang yang diangkut menggunakan kendaraan pikap selanjutnya dipindahkan ke kapal dengan bantuan tenaga buruh. Terkait besaran upah, hal itu diserahkan sepenuhnya kepada kesepakatan bersama antar-pihak yang berkepentingan, sebagaimana disampaikan oleh pihak Kantor Syahbandar.
Kehadiran Unit Penyelenggara Pelabuhan di Desa Bonto Jai juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, memperlancar arus barang dan penumpang, serta meningkatkan peran pelabuhan sebagai pintu gerbang perdagangan dan jasa di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan di lingkungan pelabuhan, guna mendukung kelancaran pelayanan dan keselamatan bersama yang dikelola secara resmi oleh instansi berwenang.
Penulis
Jamaluddin S.